on Tuesday, October 16, 2012

Fit &Proper Test, Calon Komisioner HAM yang Gay Ingin Bela Aliran Sesat


Calon komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Dede Oetomo mengaku akan memperjuangkan hak beragama kelompok Ahmadiyah, Syiah dan aliran-aliran yang dinilai sesat oleh umat Islam.

Pernyataan ini disampaikan Dede Oetomo saat fit and proper test calon komisioner Komnas HAM di Komisi III DPR RI, Selasa (16/10/2012) malam.

Menurut tokoh gay ini,  setiap orang berhak untuk menjalankan keyakinannya masing-masing. Bahkan Dede juga menyampaikan keprihatinan dan kritiknya terkait kasus yang mengucilkan kelompok Ahmadiyah dan Syiah di Sampang.

Karena itu, ia mengaku akan memperjuangkan aliran sesat di Indonesia.

“Saya berharap orang-orang yang melakukan kekerasan atas nama agama menjadi malu atas perilakunya,” jelas penerima Felipa de Souza Award dari lembaga homoseksual dan lesbian internasional, IGLH (International Gay and Lesbian Human Rights Commision) pada 1998 ketika memperesentasikan makalah berisi visi misinya jika menjadi anggota komisi Komnas HAM.

Dede juga menilai seharusnya Komnas HAM  membela hak hidup kelompok gay dan lesbian. Menurutnya, sejarah homoseksualitas dan transgender sudah ada di Indonesia sejak lama.

“Ketika kita bicara hak asasi manusia kita tidak bisa mengaitkannya dengan dosa tapi kita harus mengaitkannya dengan hak hidupnya,” jelasnya lagi.

Menurut Dede, masalah lesbian, gay, biseks dan transgender (LGBT) akan terus diperjuangkannya. Bahkan pencalonan dirinyapun telah mendapat dukungan dari kalangan LGBT. Harapannya, agar ke depan tidak ada lagi diskriminasi terhadap LGBT.

“Saat ini kelompok waria (bencong, red) masih sulit untuk melamar pekerjaan padahal mereka juga punya hak untuk itu,” jelas pria yang dibesarkan di lingkungan Katolik ini.

Rep/Red: Shabra Syatila
Sumber: hidayatullah